Universitas Al-Ghifari Serahkan Bantuan Sosial Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2026 kepada Mahasiswa Penerima

Diposting oleh Budi Mulyawan, S.Pd, 23 Juni 2026

blog-post-image

Jumat, 19 Juni 2026, Universitas Al-Ghifari melaksanakan kegiatan penyerahan Bantuan Sosial Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) Tahun 2026 kepada sembilan mahasiswa penerima yang berasal dari berbagai program studi. Kegiatan ini berlangsung di Lobby Gedung Sali Iskandar Universitas Al-Ghifari dan menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa yang menghadapi kendala ekonomi. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan bersama Kepala Biro BAUM & Keuangan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan agar mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi dengan baik.

Program Bantuan Sosial Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi mahasiswa yang mengalami hambatan finansial, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mewujudkan akses pendidikan yang lebih merata. Universitas Al-Ghifari terus berupaya mengawal dan memperjuangkan hak-hak mahasiswa untuk memperoleh berbagai bentuk bantuan pendidikan sehingga proses belajar dapat berjalan secara optimal tanpa terbebani persoalan biaya.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Tiara Witaloka mengungkapkan bahwa bantuan yang diterimanya sangat membantu dalam menunjang keberlangsungan studi. Sementara itu, Aldi Maulana menyampaikan bahwa bantuan tersebut mampu meringankan beban biaya pendidikan yang dihadapinya dan menjadi motivasi untuk semakin giat dalam menempuh perkuliahan. Apresiasi juga disampaikan oleh Amir Syahidan yang merasa terbantu dan mendapatkan dukungan nyata dalam melanjutkan pendidikan tinggi.

Melalui program ini, Universitas Al-Ghifari berharap semakin banyak mahasiswa yang dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi. Kegiatan penyerahan bantuan sosial ini juga menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi, serta mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.